Latest Post

Kelebihan Dan Kekurangan Metode Canvassing Dalam Dunia Sales 

Dalam dunia sales, canvassing adalah “aktivitas terencana yang dilakukan oleh seseorang untuk menawarkan, mendistribusikan, mencari pesanan penjualan atas produk dan jasa, termasuk menyampaikan dan mengumpulkan informasi tertentu dari para pengecer atau konsumen”  M. Reza A. Suarga, 2011
Kelebihan Dan Kekurangan Metode Canvassing Dalam Dunia Sales

Canvasser adalah seseorang yang melakukan aktivitas canvassing.

Di Indonesia, metode canvassing paling banyak digunakan oleh perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods) dan operator telekomunikasi seluler.

Ada 3 sebab utama mengapa perusahaan/produsen menggunakan metode canvassing yaitu:

1) Mempercepat penetrasi produk ke pasar dengan jalan:

a) Memperpendek rantai distribusi.  Produsen tidak menggunakan distributor sebagai perpanjangan tangan ke pasar melainkan melakukan penjualan langsung ke toko-toko pengecer atau konsumen.  Dengan demikian, tidak ada waktu yang terbuang akibat proses pemindahan barang dan administrasi dari gudang produsen ke gudang distributor. Metode ini cocok diterapkan oleh perusahaan/produsen yang berskala kecil dan sedang dimana bisnisnya hanya beroperasi di satu kota saja atau di dalam satu propinsi/wilayah tertentu saja.

b) Mengakselerasi kinerja distributor. Produsen menempatkan tenaga canvasser ditempat distributor untuk mendistribusikan produk yang telah dibeli oleh distributor ke seluruh area penjualan/wilayah layanan, khususnya yang tidak terjangkau oleh tim penjualan distributor.  Bisa juga, produsen mewajibkan distributor untuk mempekerjakan tenaga canvansser dengan jumlah tertentu, sesuai dengan luas area penjualan/wilayah layanan dan target.

2) Pemerataan distribusi produk ke seluruh area penjualan/wilayah layanan.

Dalam banyak kasus, distributor hanya mementingkan profit dan tidak mengutamakan pemerataan distribusi.  Dari sisi mereka, yang terpenting adalah bagaimana produk bisa “berpindah” dengan cepat dari gudang ke toko pengecer dengan selisih margin yang menguntungkan. Jika ada satu atau dua toko pengecer yang mau “menampung” keseluruhan stok distributor, maka dengan senang hati distributor akan melayani transaksi tersebut.

Hal ini berdampak buruk bagi produsen, sebab ketersediaan produk (product availability) yang merata di pasar penting bagi produsen  agar produk tersebut mudah dijangkau oleh konsumen. Selain itu, jika distributor menerapkan sistem seperti diatas (hanya memasok produk ke beberapa toko besar saja) maka dengan sendirinya akan lahir “raja-raja kecil” yang menguasai produk di pasar.
Hal ini tentu saja dapat dihindari dengan menerapkan metode canvassing.  Tim canvasser akan mendistribusikan produk keseluruh area penjualan/wilayah layanan secara merata berdasarkan rute (journey plan) yang telah ditetapkan.  Dengan demikian, produk akan lebih mudah dijangkau oleh konsumen.

3) Memangkas harga produk.

Produsen bisa menjual produk dengan harga yang lebih murah  tanpa harus memikirkan margin bagi distributor.

4) Branding

Canvasser bisa melakukan pemasangan POS material seperti poster, flagchain, hanging mobile, wobbler, flyers, shopblind, dan banners di toko (atau sekitar area toko) untuk membangun brand awareness.

5) Umpan balik dari pasar (market feedback) yang lebih akurat.

Salah satu tugas penting dari seorang canvasser adalah melakukan pendataan di area penjualan/wilayah layanannya (territory). Data dasar (basic data) yang dikumpulkan biasanya mencakup jumlah toko, ukuran/klasifikasi toko (indoor/outdoor, lapak, ruko, dll), foto toko, nama toko, alamat lengkap toko, nama PIC toko, contact person PIC toko, dan biodata pemilik toko (untuk keperluan retensi).
Sedangkan data yang diperbarui secara rutin adalah jumlah stok produk yang tersedia di toko (bisa lebih dari satu tipe/jenis produk), jumlah penjualan produk harian per tipe produk (jika lebih dari satu tipe/jenis produk), jumlah pemesanan/order produk berikutnya (re-stocking), masukan penting dari PIC toko, owner, atau konsumen langsung yang terkait dengan produk atau pelayanan (service).
Pendataan yang dilakukan oleh canvasser dan disubmit langsung ke produsen akan jauh lebih akurat dibanding mengandalkan data atau informasi dari distributor.


Namun demikian, metode canvassing tidak selamanya bisa berjalan mulus. Sisi negatif dari metode ini antara lain:

1) Biaya operasional menjadi tinggi.

Gaji, lembur dan insentif canvasser harus menjadi pertimbangan utama apakah sebanding antara target versus pencapaian atau tidak.  Selain itu, setiap tim canvasser harus dihandle oleh minimal satu orang admin, yang juga dibawahi oleh seorang supervisor dan selanjutnya beberapa orang supervisor akan dibawahi oleh seorang manager.

2) Kontrol stok barang dan setoran penjualan yang kurang baik bisa menyebabkan kerugian.

Kerugian ini bisa disebabkan oleh kelalaian canvasser yang menghilangkan barang, salah hitung uang pada saat melakukan transaksi, jumlah uang yang disetor ke admin tidak sesuai dengan jumlah barang yang terjual, dan lain sebagainya.

3) Minimnya training terhadap canvasser bisa menyebabkan kesalahan dalam menyampaikan informasi produk dan layanan ke para toko pengecer dan konsumen.

4) Canvasser bisa mempermainkan harga.

Yaitu menjual tipe/jenis produk yang laris diatas harga patokan yang telah ditentukan oleh produsen atau yang telah disepakati bersama dengan distributor.  Sebaliknya, jika produk yang dijual adalah stok milik distributor, maka atas seizin pemilik, canvasser bisa saja menjual produk yang kurang laris dibawah harga patokan yang telah ditentukan dengan tujuan untuk menghabiskan stok saja. Praktek seperti ini menyebabkan terjadinya fluktuasi harga di pasar yang berdampak negatif baik bagi produsen maupun konsumen.

5) Distributor menjadi “malas”.

Dengan adanya tim canvasser yang disediakan oleh produsen, distributor merasa sangat terbantu dan seringkali terlena sehingga merasa tidak memiliki beban untuk melakukan  distribusi. Akhirnya, beban atas berhasil atau tidaknya suatu produk di pasar akan berpindah dari distributor, selaku pemilik barang, ke pundak produsen.


sumber : http://distropn.blogspot.co.id/2012/01/kelebihan-dan-kekurangan-metode.html

Billboard Peluang Bisnis Luar Biasa

Pengertian Billboard

Billboard Peluang Bisnis Luar Biasa
Plang Besar Rajarak.co.id Menjadi Billboard Showrrom

Billboard adalah bentuk promosi iklan luar ruang dengan ukuran besar. Bisa disebut juga billboard adalah bentuk poster dengan ukuran yang lebih besar yang diletakkan tinggi di tempat tertentu yang ramai dilalui orang. Billboard termasuk model iklan luar ruang (outdoor advertising) yang paling banyak digunakan. Perkembangannya pun cukup pesat. Sekarang di jaman digital, billboard pun menggunakan teknologi baru sehingga muncullah digital billboard. Ada juga mobile billboard yaitu billboard yang berjalan ke sana ke mari karena di-pasang di mobil (iklan berjalan). Mobile billboard sendiri sekarang sudah ada yang digital mobile billboard. Di Indonesia, billboard punya definisi sendiri, yaitu reklame yang berbentuk bidang dengan bahan terbuat dari kayu, logam, fiberglas, kain, kaca, plastik, dan sebagainya yang pemasangannya berdiri sendiri, menempel bangunan dengan konstruksi tetap, dan reklame tersebut bersifat permanen. Jadi papan iklan di atas toko pun masuk kategori billboard.

Jasa Advertising (Papan Reklame) atau Billboard merupakan salah satu media luar ruang  yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat urban yang memiliki tujuan menyampaikan pesan mengenai suatu produk atau jasa bahkan individu-individu yang ingin mendongkrak popularitas. Sebuah kelebihan pada papan reklame dibandingkan dengan televisi atau radio adalah kegiatan penyampaian pesan kepada khalayak yang berlangsung selama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu dan 30 hari dalam sebulan. Oleh karena itu Jasa Advertising (Papan Reklame) sangat begitu menjanjikan, selain berbanding lurus dengan permintaan Pasar, usaha ini memerlukan Modal yang tidak sedikit. Serta diperlukan SDM yang profesional dan bepengalaman, baik didalam desain maupun manufacturing.

Dimana untuk membuat billboard harus melalui tahap perhitungan yang tepat, seperti keadaan tanah, angin, ukuran luas reklame, kekuatan rangka konstruksi, semua itu harus diperhitungkan untuk menghindari resiko yang tidak diinginkan.

Agar Usaha ini memiliki perbedaan dengan perusahan advertising yang lain, maka diperlukan kombinasi yang baik pula. Dalam desain Papan Reklame ini akan dibuat adanya sentuhan 3D. Selain itu konsumen bebas untuk meimilih desain itu dari kami atau dari orang lain. Begitupun dalam pengurusan pajak untuk reklame, bisa membantu dalam perhitungan tarif pajak reklame.


sumber : http://hestramulyaadekusuma.blogspot.co.id/2015/03/bisnis-papan-reklame_77.html dan Kompasiana

Cara Membuat Stand Pameran Anda Sukses dikerumuni Pengunjung

Mengenal Lebih Jauh Sebuah Pameran

Cara Membuat Stand Pameran Anda Sukses dikerumuni Pengunjung

Fungsi Pameran Perdagangan

Pameran yang biasa anda gelar bukanlah tanpa tujuan. khususnya adalah pameran perdagangan. Pasti tujuan utama dari penyelenggaraan pameran perdagangan yang anda laksanakan adalah untuk memperkenalkan produk yang anda jual guna menarik perhatian konsumen dan memunculkan hasrat membeli para konsumen. Berikut ini kami share beberapa fungsi lain dari pameran perdagangan, check this out :

1. Fungsi bisnis

Fungsi pertama dari pameran perdagangan adalah fungsi bisnis. Semua instrumen pemasaran pameran dagang memiliki peran yang besar yaitu untuk mengembangkan dan mempererat hubungan pelanggan, mencari mitra baru, dan memposisikan perusahaan secara keseluruhan. Pameran dagang adalah salah satu alat uji coba untuk produk-produk baru dan karenanya juga berfungsi sebagai instrumen riset pasar. Pameran dagang juga berfungsi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap suatu perusahaan, untuk menganalisis situasi pasar dan untuk mempersiapkan sasaran untuk menjual produk dan jasa. Bagi perusahaan baru khususnya adalah sangat penting untuk memperoleh gambaran tentang pesaing, kinerja dan produk mereka. Seringkali kunjungan ke pameran perdagangan merupakan langkah awal yang diperlukan untuk memasuki pasar.

2. Fungsi makro-ekonomi

Fungsi kedua dari pameran perdagangan adalah fungsi makri-ekonomi. Pameran dagang tidak hanya menguntungkan peserta pameran dan pengunjung, tetapi juga ekonomi lokal di wilayah sekitarnya tempat perdagangan yang adil. Secara khusus, hotel dan restoran perdagangan, perusahaan transportasi serta perusahaan yang menyediakan jasa perdagangan yang adil bagi penyelenggara dan peserta pameran, seperti konstruksi berdiri dan logistik, menafsirkan dan layanan nyonya rumah adalah di antara mereka yang mendapatkan keuntungan. Efek ekonomi regional di pusat-pusat perdagangan internasional yang adil berjumlah lima sampai tujuh kali penyelenggara ‘omset sendiri. Pameran dagang sehingga mengamankan sejumlah besar pekerjaan di wilayah lokal, terutama di perusahaan kecil dan menengah.

3. fungsi sosial

Fungsi ketiga dari pameran perdagangan adalah fungsi sosial. Pameran dagang dan kongres selalu platform untuk pengetahuan bertukar. Pengetahuan adalah informasi yang diproses, halus dan ditempatkan dalam konteks yang tepat. Dalam masyarakat informasi berbasis pengetahuan saat ini telah menjadi sumber daya yang menentukan. Produksi, seleksi, penyaringan dan penyaluran informasi telah demikian menjadi salah satu tugas yang paling penting dari perekonomian nasional. Untuk alasan ini, konferensi yang mendukung pameran perdagangan dan sebaliknya semakin dihargai dan membuat penggunaan bentuk semenarik bertukar pengetahuan yang juga memungkinkan respon yang cepat.


Anda pasti ingin stand pameran anda selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung bukan?

Cara Membuat Stand Pameran Anda Sukses dikerumuni Pengunjung

lihatlah tips-tips Agar Pameran Ramai Dengan Pengunjung dari kami berikut ini:

1. Jika anda membuat desain pameran, pastikan desain tersebut mudah dilihat

Buatlah desain yang pasti dapat dilihat oleh orang-orang. Seperti jangan memilih lokasi yang tidak terjamah oleh pengunjung, pilihlah lokasi yang menjadi pusat berkumpulnya orang banyak. Serta buatlah desain pameran yang dapat menampilkan semua produk yang anda pamerkan, jangan sampai desain pameran anda malah justru membuat produk anda terhalang.

2. Membuat pameran adalah untuk mendapatkan perhatian prngunjung

Tentunya suatu pergelaran pameran tidak hanya memamerkan pameran anda saja bukan? Banyak pesaing dalam bidang yang sama berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian pengunjung. Jadi putarlah otak anda bagaimana cara untuk menarik lebih banyaj perhatian dibandingkan dengan pesaing anda. Untuk itu, melakukan suvei atau riset dirasakan perlu sebelum mengadakan pameran. Seperti riset tentang lokasi, suasana serta kebiasaan dari para pengunjung, dsb.

3. Ikatlah para pengunjung yang sudah datang

Maksudnya adalah setelah anda berhasil menarik perhatian dari para pengunjung dan mereka sudah berkerumun di stan anda, jagalah mereka agar bertahan lebih lama di stand anda. Seperti dengan menghibur atau memberikan doorprize.

4. Jadilah interaktif

Membiarkan pengunjung untuk mencoba produk yang anda tawarkan bukanlah hal merugikan. Pasalnya, dengan begitu penunjung menjadi lebih mengetahui tentang produk yang anda pamerkan serta kualitas dari produk tersebut. Sehingga bukanlah hal yang mustahil mereka akan membeli paroduk tersebut.



sumber : http://omegakreasi.com/

STOPPER RAK MINIMARKET

JUAL STOPPER RAK MINIMARKET |  JAKARTA | RAJA RAK INDONESIA

www.rajarakminimarket.com




STOPPER RAK MINIMARKET
Harga : 22.500
Spesifikasi :
– Wire D. 5mm & D. 3mm
– P x T : 890 x 85 mm
– Powder coating
DESKRIPSI PRODUK :
Stopper ini adalah salah satu produk yang selalu dibutuhkan untuk membatasi barang yang dijual di rak minimarket. Panjang dari stopper ini 890 mm atau 89 cm. dan Tingginya adalah 85 mm atau 8,5 cm. Untuk Wire nya berjarak 5 mm dan 3 mm. Produk ini juga menggunakan pelapis powder coating yang akan membantu menjaga dan mencegah dari karat.
Hubungi kami.

 

3 Langkah Membuat Video Company Profile

3 Langkah Membuat Video Company Profile

Untuk memulai membuat sebuah video Company profile yang terancang baik dan benar. Kita harus melalui dan mengetahui tahapan - tahapan yang tepat. Karena bila kita tidak mengetahui tahapan tersebut hasil video company profile akan mengalami proses yang kurang masksimal dan memakan waktu yang lama sehingga apa yang ingin direpresentasikan dan dicitrakan menjadi profil perusahaan kurang tersampaikan dengan bagus. Oleh karena itu step-step atau tahapan dalam membuat sebuah video company Profile yang baik harus diketahui untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh sehingga hasil yang didapat maksimal. Acuan dalam pembuatan company profile yang baik dan benar terbagi atas tiga bagian utama yaitu:

1. Pra Produksi / Pre-Production

Tahap awal atau persiapan video Company profile adalah dengan memproses materi outline dari klien yang berisi shooting objective, durasi, target audience tempat/seting budget dan lain lain. Setelah semua bahan-bahan materi outline terkumpul dan terseleksi, scripwriter akan mengolah bahan tersebut menjadi naskah video company profile

Di dalam naskah video Company profile umumnya terdapat narasi naskah berupa penjelasan audio, video dan keterangan scene yang membentuk alur cerita video company profile. Hasil naskah video company profile yang telah dibuatakan dikonfirmasi ulang ke klien, terkaitapakah naskah video sudah tepatatau perlu ada revisi. Jika hasil naskah video Company profile terdapat revisi, maka naskah akan dirubah sesuai dengan kesepakatan dan bimbingan team pra produksi dalam hal ini scripwriter dan storyboard artist. Setelah hasil naskah video Company profile disetujui oleh klien, team akan mem-breakdown untuk jadwal shooting, lokasi shooting, Casting, property, peralatan dan lain-lain. Segala hal yang berupa perencanaan produksi video company profile dilakukan untuk memberikan hasil maksimal dalam pembuatan profil perusahaan, oleh karena itu pada tahap ini sering dilakukan revisi konsep sebelum ketahap produksi atau pasca produksi

2 Produksi / Production

Merupakan tahap pelaksanaan di mana shooting video Company profile dilakukan semua hasil shooting merujuk pada naskah storyboard yang sudah dibuat ditahap pra produksi atau persiapan. Pada tahap produksi ini, team akan mengambil gambar video sesuai dengan naskah video Company profile. Pengambilan gambar pada shooting video Company profile tidak harus sesuai urutan scene. Biasanya diadak berdasarkan pada hal-hal termudah untuk di shooting atau memiliki kesamaan lokasi shooting.

Faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan gambar video company profile kurang lebih adalah lokasi dan avalibilitas orang-orang bersangkutan. Lokasi yang jauh akan memerlukan waktu lebih untuk ketempat tujuan dan diperlukan survey sebagai upaya menyesuaikan lokasi setempat dengan naskah video company profile Sedangkan avalibilitas orang-orang bersangkutan terjadi karena kurang kordinasi dari pihak klien misalkan surat perizinan, ketidakhadiran talent dari klien dan persyaratan untuk shooting pada lokasi.

Pada tahap produksi ini, penting untuk mengambil stock gambar lebih banyak sebagai upaya preventif dalam kekurangan stock shoot gambar. Karena pengulangan akan memakan biaya produksi, waktu dan tenaga. Oleh karena itu tips bijak dalam mencegah hal itu adalah dengan mengadakan Survey Lapangan.

3. Pasca Produksi / Post Production

Setelah semua materi gambar yang didapat dalam produksi terkumpul langkah selanjutnya yang merupakan langkah terakhir adalah pasca produksi atau editing. Sebelum memulai aktifitas editing, baiknya semua file materi shooting maupun stock gambar baiknya di tata dengan rapi dengan folder dan penamaannya. Dan kemudian jangan lupa membuat backup pada hardisk yang berbeda.

Dalam proses editing tahap awal adalah merangkai secara kasar/rough cut/offline editing semua materi video berdasarkan script/ storyboard awal Setelah rangkaian cerita terbentuk dengan baik, selanjutnya adalah mempermanis dengan grafis, memperhalus gambar sampai terakhir proses pewarnaan atau color grading Dan video preview pertama telah bisa dilihat dengan klien. Biasanya disini masih ada tahap penyesuaian atau revisi namun hal itu tidak akan menjadi masalah besar jika kita melalui semua tahapan-tahapan dimulai dari Pra Produksi yang baik Untuk itulah betapa pentingnya langkah-langkah membuat video company profile dilakukan dengan baik Dan menghindari kesalahan fatal bahkan tidak tercapainya tujuan pembuatan video tersebut.

Demikian sharing tips kali ini, bahkan tidak hanya video Company profilenya, biasanya kita juga melakukan tiga tahap tersebut untuk semua video hasil karya kami kreatifproduction. Mulai dari dokumentasi event file, sosial media Content, dan lain sebagainya. Bisa dilihat di bagian halaman berikut ini untuk melihat beberapa karya kami

Sekian, selamat berkarya.


sumber : http://www.kreatifproduction.com/3-langkah-membuat-video-company-profile/

[Copywriting] Rahasia Menulis Judul Yang Menarik Pembeli – Gunakan 3 Pemicu

[Copywriting] Rahasia Menulis Judul Yang Menarik Pembeli – Gunakan 3 Pemicu

Jika judul Anda tidak menarik perhatian, maka orang tidak akan membaca halaman penjualan (sales page) Anda.

(Hukum Pareto berlaku : Hanya 8 dari 10 orang yang membaca judul dan hanya 2 yang meneruskan membaca sisanya). Dan mereka yang tidak membaca penawaran Anda, dipastikan tidak akan membeli produk Anda.

Nah, sekarang Anda tahu, betapa krusialnya fungsi judul dalam salinan penjualan Anda. Begitu krusialnya hingga legenda periklanan, David Ogilvy mengaku menghabiskan 80 % waktunya menulis iklan (promo produk) hanya untuk mencari judul yang tepat.

Sekarang pertanyaaannya, bagaimana cara membuat judul yang menarik minat orang ?
Gunakan pemicu. Tepatnya 3 pemicu. Mari saya tunjukkan.

Judul Yang Menarik Belum Cukup, Anda Butuh Judul Yang Memicu

Jika Anda menginginkan seseorang melakukan tindakan, Anda harus menguasai psikologi tentang orang. Dalam perkara membuat judul, Anda perlu mengetahui faktor-faktor yang memicu orang untuk membaca judul Anda dan meransang minat mereka membaca sisa salinan penjualan Anda.
Apa saja faktor-faktor pemicu itu ? Berikut 3 diantaranya :

Pemicu #1 Menawarkan Manfaat GANDA

Ini aturan dasar dalam copywriting. Seorang copywriter pemula harus tahu bahwa orang tidak membeli produk. Orang membeli manfaat. Orang membeli tidur nyenyak, bukan spring bed.
Wanita membeli wajah putih, bukan krim. Karena itu, hampir semua judul salinan penjualan berbasis manfaat, bukan produk. Berikut contohnya :

"Ingin Wajah Anda Tampak Putih Merona Dalam Waktu Singkat ?"

Sepertinya bagus, Tapi judul diatas lemah. Manfaatnya kurang nyata. Mari kita perjelas manfaat nyata produk tersebut.

"Ingin Wajah Anda Tampak Putih Merona Dalam 7 Hari ?"

Jumlah hari membuat manfaat produk lebih nyata dimata konsumen. Tapi judul diatas masih kurang menjual. Saya akan memberikan Anda, satu rahasia kecil untuk menguatkan judul diatas. Mungkin konsumen masih bisa mengabaikan jika Anda hanya menawari mereka satu manfaat. Tapi bagaimana jika Anda menawari mereka 2 manfaat sekaligus ? (Sekarang Anda mendapatkan perhatian mereka). Mari kita terapkan rahasia ini pada contoh judul sebelumnya :

"Ingin Wajah Anda Tampak Putih Merona Dalam 7 Hari, Plus Hadiah Liburan Ke Korea Bersama Ra**ha ?"

Pemicu #2 Mengingatkan Konsekuensi Yang Ditanggung

Judul Anda mudah menarik perhatian orang, jika Anda mengingatkan konsekuensi yang harus mereka tanggung. Contohnya judul untuk menjual alat penyaring air minum :

"Apakah Anda Yakin Air Yang Anda Minum Bebas Kuman ?"

Tapi bagaimana jika Anda meningkatkan derajat konsekuensinya ? Bayangkan ini, Seorang ayah/ibu mungkin bisa mengabaikan konsekuensi jika itu menyangkut dirinya, TAPI ceritanya akan berbeda ketika konsekuensi itu harus ditanggung oleh anak-anaknya. Karena itu, Anda bisa mengubah judul diatas menjadi :

"Apakah Anda Yakin Air Minum Anak Anda Bebas Kuman ?"

Pemicu #3 Menciptakan Urgensi

Jika seorang prospek menunda membaca salinan penjualan Anda, kecil kemungkinannya dia akan kembali. Jadi jangan biarkan mereka menunda. Caranya dengan menekankan urgensi, seperti diskon berbatas waktu atau dalam istilah Feni Rose, ‘harga naik setelah hari senin’.
Contoh judulnya seperti ini :

"Miliki Rumah Tipe 100 Dengan Harga Lebih Murah 20 % Untuk Pembelian Sebelum Tanggal . . ."

Selain diskon (penghematan), Anda juga bisa menciptakan urgensi dengan menawarkan hadiah terbatas waktu. Contohnya dalam judul seperti ini :

"Miliki Rumah Tipe 100 Plus Hadiah 1 Unit Sepeda Motor Khusus Untuk 10 Pembeli Pertama"

Siapa yang ingin menjadi pembeli ke-11 ?


sumber : http://writepreneurs.com/menulis-judul-copywriting/

7 Tips Agar Desain Banner untuk Promosi Terlihat Menarik

Salah satu alat promosi paling efektif dan menarik yang dapat Anda gunakan adalah banner. Ada dua jenis banner yang umumnya menjadi pilihan banyak orang, yaitu roll up banner dan X banner. Entah banner jenis apa yang Anda gunakan, yang lebih penting adalah bagaimana Anda mendesain banner tersebut agar terlihat menarik. Berikut tujuh tips desain banner dari kami:

1. Posisi logo berada di paling atas


Agar efektif, posisikan logo di bagian teratas banner karena posisi atas tersebut adalah posisi yang sejajar dengan mata manusia pada umumnya. Bagian teratas banner adalah bagian yang paling memiliki peluang tinggi untuk menarik perhatian banyak orang. Jadi, pastikan Anda memposisikan hal-hal terpenting dalam promosi Anda di bagian paling atas banner.

2. Tulisan tidak boleh terlalu banyak


Jangan masukkan terlalu banyak tulisan di dalam sebuah banner. Banner akan terlihat sangat padat, dan orang akan enggan untuk membacanya. Cukup yang singkat, padat, jelas dan informatif.

3. Gunakan kata-kata yang dapat membuat orang menoleh


Tips desain banner berikutnya yang dapat Anda lakukan agar semua mata memandang banner Anda adalah dengan menggunakan kata-kata yang membuat orang menoleh. Kata-kata tersebut bisa yang sifatnya menggugah rasa penasaran orang, sehingga mereka akan mendatangi tempat Anda.

4. Pastikan gambar berkualitas tinggi


Jika Anda memutuskan untuk memasukkan gambar ke dalam banner, terutama jika gambar tersebut adalah gambar produk yang Anda jual, maka gambar wajib berkualitas tinggi. Jangan sampai gambar tersebut terlihat buram atau pecah di atas banner, karena dapat menghilangkan minat pengunjung yang tadinya tertarik.

Ingatlah bahwa Anda ingin gambar tersebut menarik perhatian pengunjung sehingga mereka mau membeli produk Anda. Pilihlah gambar terbaik dan paling menarik yang Anda punya.

5. Perhatikan pemilihan warna


Pemilihan warna yang tepat dapat membuat banner Anda menonjol di dalam keramaian. Beberapa warna yang bisa menarik perhatian orang adalah kuning, merah dan oranye. Tapi tentu saja Anda tidak bisa sembarangan memilih warna. Warna harus disesuaikan dengan warna yang menjadi identitas perusahaan dan logo perusahaan.

Anda juga perlu mempertimbangkan pengaruh warna yang dijadikan latar belakang terhadap gambar dan tulisan yang diikutsertakan dalam banner.

6. Perhatikan pemilihan bahan


Pemilihan bahan juga merupakan salah satu tips desain banner yang perlu Anda perhatikan. Sebelum Anda memilih bahan, pastikan dulu Anda sudah tahu di mana Anda ingin memasang atau meletakkan banner tersebut, karena tidak semua bahan banner cocok untuk diaplikasikan di semua tempat.

Bahan albatros, misalnya, lebih cocok untuk banner dalam ruang, sementara bahan flexi lebih cocok untuk banner yang dipasang di luar ruang.

7. Jangan lupakan detail kontak


Satu hal terakhir yang perlu Anda ingat dan wajib ada di dalam sebuah banner adalah detail kontak perusahaan. Detail kontak sangatlah penting, terutama jika pada acara promosi Anda tidak dapat berbicara kepada setiap pengunjung yang datang, sehingga bila ada pengunjung yang tertarik terhadap produk Anda dan ingin mengetahui lebih lanjut, mereka bisa mencatat detail kontak yang tertera di banner dan nantinya menghubungi perusahaan Anda.




sumber : https://uprint.id/blog/tips-desain-banner/

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget